Site icon Fajar Nusantara

Angin Kencang Perbesar Kebakaran di Jatinangor, Damkar Dikerahkan

Foto: Istimewa

FAJARNUSANTARA.COM- Kebakaran terjadi di lahan kosong milik perusahaan Duta Esa Adiperkasa (DEA) dekat pemukiman warga RW 12 Rt.04 Dusun Solokan Jarak  Desa Cipacing, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, pada Sabtu pagi (4/1).

Lokasi kebakaran yang berada di belakang Gudang Besi perusahaan penyedia tower internet, Duta Esa Adiperkasa (DEA) membuat warga panik dan berhamburan keluar rumah.

Api diketahui bermula dari kepulan asap kecil yang disangka warga hanya pembakaran sampah. Namun, angin kencang membuat api dengan cepat membesar dan meluas hingga hampir mendekati permukiman.

“Awalnya kecil, cuma asap biasa. Tapi, angin kencang bikin api membesar. Warga langsung ke lokasi untuk memadamkan api,” ujar Didi, salah satu warga yang tinggal dekat Perusahaan DEA.

Menurut Didi, warga bersama beberapa pekerja perusahaan berupaya memadamkan api menggunakan alat seadanya.

Namun, besarnya kobaran api memaksa mereka menghubungi Pemadam Kebakaran (Damkar) Sumedang.

“Karena api makin besar, kami langsung telepon Damkar. Untungnya mereka cepat datang,” kata Didi.

Tak lama berselang, tiga unit mobil pemadam kebakaran dari Cileunyi dan Cicalengka tiba di lokasi.

Tim Damkar langsung menyemprotkan air ke beberapa titik api untuk mengendalikan kebakaran.

Danru Damkar Tanjungsari, Aep, mengonfirmasi bahwa pihaknya menerima laporan sekitar pukul 09.00 WIB saat sedang bertugas di Tanjungsari.

“Setelah dapat laporan dari warga, kami langsung menuju lokasi. Yang terbakar ternyata alang-alang di belakang perusahaan, tapi apinya cukup besar,” ujar Aep.

Aep menambahkan, proses pemadaman berlangsung cepat, namun timnya masih melakukan pendinginan untuk memastikan api tidak menyala kembali.

“Saat ini kami masih pendinginan. Untungnya tidak sampai merambat ke permukiman atau aset perusahaan,” jelasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak perusahaan Duta Esa Adiperkasa (DEA) belum memberikan keterangan resmi. Diketahui, saat kebakaran terjadi, tidak ada perwakilan perusahaan yang berada di lokasi.**

Exit mobile version