Site icon Fajar Nusantara

Acara Nobar dan Diskusi Film Tradisi Sunda, Jangan Sampai Terlewat

Foto: Istimewa

FAJARNUSANTARA.COM- Komunitas Sarakan Indonesia akan menggelar acara nonton bareng (nobar) dan diskusi dalam acara bertajuk Ruang Riung Rèang pada Sabtu, 7 September 2024, pukul 19.00 WIB di Bale Riung P.34, Jalan Caringin, Samping Graha Soewarni, Jatinangor. Acara ini terbuka untuk umum.

Bekerja sama dengan mahasiswa Ilmu Komunikasi dari International Woman University yang tergabung dalam Panda Production, kegiatan ini akan menayangkan film dokumenter berjudul “Ti Sunda Ka Punggung Dunya Ngukir Carita Juarta Putra”.

Menurut Desty bahasa, Film ini mengangkat kisah inspiratif kelompok seni budaya tradisional Sunda, Lingkung Seni Reak Kuda Lumping Juarta Putra.

“Pertunjukan musik dan tari yang mereka tampilkan menggunakan instrumen tradisional seperti dogdog, bedug, kecrek, tarompet, serta diiringi kawih dan sahut-sahutan nayaga yang mengiringi tari bangbarongan dan kuda lumping,” ujarnya

“Kisah ini juga menyoroti perjalanan, dedikasi, dan kecintaan para penerus Seni Reak, yang kini dipimpin oleh Anggi Nugraha, generasi keempat dari pendahulunya, Abah Juarta, Abah Atim, dan Abah Kundang,” tandasnya.

Lebih lanjut ia menyampaikan, di bawah kepemimpinan Anggi, Lingkung Seni Reak Juarta Putra berhasil mengukir prestasi hingga ke panggung dunia, menjadi simbol kebanggaan bagi masyarakat Sunda.

Selain nobar, diskusi mendalam mengenai film ini akan dipantik oleh M. Ikhsan dari Sarakan Indonesia, dan menghadirkan Desi sebagai sutradara dari Panda Production serta Anggi Nugraha dari Juarta Putra.

Ruang Riung Rèang sendiri merupakan acara diskusi bulanan yang sudah berjalan sejak 2020.

Acara ini merupakan bagian dari program kerja komunitas Sarakan Indonesia melalui bidang kajian etnologi bernama Sunda Mentang. Sarakan Indonesia dikenal aktif dalam kegiatan pelestarian lingkungan, agronomi, dan kajian kebudayaan di wilayah Jatinangor.**

Exit mobile version